ADVERTISEMENT970 x 250SLOT IKLAN SAEPARAN
Kilas Hari Ini|News Saeparan OTO|Otomotif Bisnis|Bisnis Mom|Mom Entertainment|Entertainment Woman|Woman Bola & Sports|Bola & Sports Food & Travel|Food & Travel News|News Tekno & Sains|Tekno
Video/live/1
Kabar Indonesia|News Ekonomi Hari Ini|Bisnis Teknologi Terbaru|Tekno Cerita Pilihan|Opini
recent/headline/9
Video/video/8
News/list/3
Lingkungan/list/3

Studi: Obat Varenicline Bantu Separuh Peserta Muda Berhenti Vaping

Memuat artikel...

Studi: Obat Varenicline Bantu Separuh Peserta Muda Berhenti Vaping

Studi: Obat Varenicline Bantu Separuh Peserta Muda Berhenti Vaping

Ilustrasi: rokok elektrik (Foto: Sven Kucinic / Unsplash)

Berhenti vaping ternyata bisa dibantu dengan obat yang selama ini dipakai untuk terapi berhenti merokok. Sebuah uji klinis yang dipublikasikan di jurnal JAMA menunjukkan varenicline efektif membantu anak muda lepas dari rokok elektrik.

Penelitian yang dipimpin Eden Evins dan rekan-rekannya ini melibatkan 261 peserta berusia 16 hingga 25 tahun. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok, yakni penerima varenicline disertai konseling, penerima plasebo disertai konseling, serta kelompok yang mendapat dukungan standar.

Hasilnya cukup mencolok. Pada minggu ke-9 hingga ke-12, sekitar 51 persen peserta di kelompok varenicline berhasil berhenti vaping dan terverifikasi. Sebagai perbandingan, tingkat keberhasilan di kelompok plasebo hanya sekitar 14 persen. Efek samping memang dilaporkan di semua kelompok, tetapi hanya segelintir peserta yang berhenti berobat karenanya, dan tidak ditemukan efek samping serius yang terkait obat.

Meski menjanjikan, varenicline bukan solusi instan dan hanya boleh digunakan dengan resep dokter. Peneliti juga mengingatkan bahwa pesertanya adalah anak muda yang bukan perokok rutin, sehingga hasilnya belum tentu sama pada kelompok usia atau kondisi kesehatan lain.

Bagi yang ingin berhenti, langkah bertahap bisa dicoba, seperti menurunkan kadar nikotin, memperpanjang jeda antarpemakaian, menentukan area bebas vape, dan mencatat pemicu keinginan vaping. Gejala putus nikotin seperti gelisah atau sulit berkonsentrasi umumnya membaik seiring waktu. Jika kesulitan, jangan ragu mencari bantuan tenaga kesehatan profesional.

Sumber: CNN Indonesia

Komentar ()

Tulis komentar di Blogger
recent/feed/10
News/grid/6
Bisnis/grid/6
Entertainment/grid/6